Langsung ke konten utama

Usaha Pengrajin Wayang yang Terdampak Pandemi Covid-19




SUKOHARJO – Sugiman adalah pengrajin wayang kulit asal Sonorejo, Sukoharjo, yang usahanya terdampak pandemi Covid-19 sangat terasa dampaknya.

 

Sugiman namanya. Warga asal Sonorejo, Sukoharjo yang sudah bertahun tahun berprofesi sebagai pengrajin wayang kulit ini mengaku perbedaan jumlah pemesanan wayang kulit yang sangat menurun drastis. “Kalau dulu sebelum corona ada ini, pesanan (wayang kulit) kadang pelanggan harus nunggu beberapa bulan. Banyak yang pesan” Ujarnya.

 

Wayang kulit adalah seni yang berasal asli dari Indonesia, dengan menggunakan bahan utama dari kulit kambing, banyak pengrajin wayang kulit yang bergantung sebagai penghasilan utama. Namun, setelah pademi Covid-19 ini menyerang Indonesia. Beberapa pengrajin mengeluh, sangat terasa dampaknya apa lagi sebagai penghasilan utama. “Sekarang jarang yang pesen, sepi juga pemesanan, turunnya drastis. Kan juga pementasan wayang kulit jarang juga karena ini.” Ujarnya.

 

Penghasilan Sugiman saat ini masih bergantung ke produksi wayang kulit, karena di situasi seperti ini untuk mencari pekerjaan, apa lagi di umurnya yang Tidak tergolong muda lagi susah untuknya. “Ya sekarang masih jagain dari buat wayangnyaz walaupun sepi, masih ada 1 2 orang yang pesen juga.” Ujarnya.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Operasi Prokes terus dilakukan di Kecamatan Bendosari, Sukoharjo

SUKOHARJO – Penurunan PPKM Level di Kabupaten Sukoharjo tak menurunkan intensitas aparat gabungan di Kecamatan Bendosari untuk melakukan operasi protokol kesehatan. Tim gabungan ini melakukan edukasi prokes ke warga.   Seperti diketahui, Kabupaten Sukoharjo saat ini menerapkan PPKM Level 3 setelah sebelumnya berada di PPKM Level 4. Hal itu membuat adanya sejumlah pelonggaran. Kendati demikian, penerapan protokol kesehatan Covid-19 tetap wajib dilakukan.   Demi memantau ketaatan penerapan prokes itu, aparat gabungan di Kecamatan Bendosari rutin melakukan patroli. Mereka terdiri dari Koramil 12 Bendosari, Polsek Bendosari, hingga Satpol PP Bendosari. Seperti kegiatan yang dilakukan pada Minggu (26/9/2021).   Tim gabungan itu memberikan edukasi kepada warga terkait penerapan prokes 5M yakni menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas. Salah satu temuannya adalah adanya warga yang tak memakai masker saat kelua...

Peternak Ayam Petelur di Carangrejo Gulung Tikar, Ayam diobral dan disumbangkan

    Harga telur ayam yang terus terjun bebas, menyebabkan puluhan peternak ayam petelur di desa Carangrejo Kec. Sampung   Ponorogo gulung tikar. Mereka tidak sanggup lagi mempertahankan usahanya karena kerugian yang ditanggung cukup besar. Untuk mengosongkan kandang, sisa ayam dan telur yang ada, akhirnya diobral bahkan sebagian dibagi-bagikan ke tetangga sekitar, panti asuhan, masjid dan musholla.   Seperti disampaikan Choiri, salah satu peternak, siapa saja yang ingin ayam dan telur, tinggal datang ke kandang, maka dirinya akan memberikan secara gratis. Langkah itu dilakukan, karena peternak tidak kuat lagi menanggung biaya pakan. Daripada ayam mati tidak dikasih pakan, lebih baik diberikan kepada yang lebih membutuhkan. Menurut sepengetahuannya sudah ada 10 peternak, yang tutup usaha, padahal awalnya memiliki ayam di atas 500 ekor.   Dijelaskan, harga terqkhir telur ditingkat kandang 13 ribu rupiah. Harga tersebut tidak sebanding dengan harga pakan ...

Vaksinasi Di Desa Kragilan, Mojosongo Boyolali

Pemerintah Desa Kragilan, Kec Mojosongo, Kab Boyolali terus melanjutkan vaksinasi gratis kepada masyarakatnya, guna untuk melakukan pencegahan penyebaran virus COVID 19 ini, agar masyarakatnya bisa terhindar dari paparan virus COVID 19. Pada hari minggu 19 september 2021, pemerintah desa kragilan melakukan vaksinasi kembali untuk umur 13 tahun ke atas yang dilaksakan di kediaman rumah bapak kepala desa kragilan. Pada kesempatan ini banyak masyarakat yang antusias mengikuti vaksinasi dosis pertama ini dari pada vaksinasi sebelumnya. Ada puluhan masyakarat yang mengikuti vaksinasi gratis ini dari umur 13 sampai lansia. Karena pemerintah desa kragilan terus mendorong masyarakatnya agar mau di vaksin. Pemberitahuan vaksinasi dilakukan dari perantara ketua rt dan juga pemberihauan keliling. Vaksinasi yang berjalan juga di awasi oleh aparat kepolisian. Vaksinasi juga berjalan dengan lancar sesuai prosedur, dan tentunya memenuhi standart protokol kesehatan. Namun ada beberapa masyarajat y...