Seperti disampaikan Choiri, salah satu peternak, siapa saja yang ingin
ayam dan telur, tinggal datang ke kandang, maka dirinya akan memberikan secara
gratis. Langkah itu dilakukan, karena peternak tidak kuat lagi menanggung biaya
pakan. Daripada ayam mati tidak dikasih pakan, lebih baik diberikan kepada yang
lebih membutuhkan. Menurut sepengetahuannya sudah ada 10 peternak, yang tutup
usaha, padahal awalnya memiliki ayam di atas 500 ekor.
Dijelaskan, harga terqkhir telur ditingkat kandang 13 ribu rupiah.
Harga tersebut tidak sebanding dengan harga pakan ayam yang terus meningkat
hingga 400 ribu rupiah per karungnya. Padahal para peternak biasa sedikit
bernafas jika harga telur mencapai 25 ribu rupiah. Pihaknya sudah tidak mau
lagi berharap banyak dari pemerintah. Dikarenakan perwakilannya yang mengadu ke
kota Jakarta saja tidak mendapat hasil yang jelas.

Komentar
Posting Komentar